1 spesies ditemukan
Aloe barbadensis miller
Lidah buaya, yang secara ilmiah dikenal sebagai Aloe barbadensis miller atau lebih populer dengan nama Aloe vera, adalah tanaman sukulen tahunan yang telah digunakan manusia selama ribuan tahun karena khasiat pengobatan dan kosmetiknya. Tanaman ini berasal dari Jazirah Arab, tetapi kini telah dibudidayakan di seluruh dunia di daerah tropis, subtropis, dan kering. Di Indonesia, lidah buaya sudah dikenal sejak lama sebagai tanaman obat keluarga (TOGA) dan mudah ditemukan di pekarangan rumah. Bukti arkeologis menunjukkan penggunaan lidah buaya telah tercatat sejak 6.000 tahun lalu di Mesir Kuno — tanaman ini disebut sebagai "tanaman keabadian" oleh bangsa Mesir dan digambarkan dalam ukiran batu makam firaun. Ratu Nefertiti dan Cleopatra dikenal menggunakan gel lidah buaya dalam rutinitas perawatan kulit mereka. Dari Mesir, pengetahuan tentang lidah buaya menyebar ke Yunani dan Romawi. Filsuf dan dokter Yunani kuno seperti Dioscorides (abad ke-1 M) mencatat penggunaan lidah buaya untuk mengobati luka, bisul, rambut rontok, dan wasir dalam karyanya De Materia Medica. Penelitian modern telah mengkonfirmasi banyak khasiat tradisional ini. Daun lidah buaya tebal dan berdaging, berwarna hijau keabu-abuan, dengan panjang mencapai 30-80 cm dan lebar 5-12 cm pada pangkal. Tepi daun bergerigi dengan duri-duri kecil yang lunak. Di dalam daun terdapat gel transparan yang mengandung lebih dari 75 senyawa aktif, termasuk vitamin A, C, E, B12, enzim, mineral, asam amino, dan polisakarida seperti acemannan yang menjadi senyawa kunci khasiat pengobatannya. Tanaman ini tumbuh membentuk roset batang pendek yang nyaris tidak terlihat. Bunga lidah buaya unik — tangkai bunga menjulang tinggi 60-100 cm dari tengah roset, berwarna oranye-merah atau kuning, berbentuk tabung menggantung menyerupai lonceng. Di Indonesia, budidaya lidah buaya untuk konsumsi dan kosmetik telah berkembang pesat. Beberapa daerah seperti Pontianak (Kalimantan Barat) dan Yogyakarta memiliki perkebunan lidah buaya komersial yang produknya dijual dalam bentuk gel segar, minuman kesehatan, dan produk kosmetik. Sangat mudah dikenali dari daunnya yang tebal berisi gel, lidah buaya adalah salah satu tanaman obat yang paling banyak diteliti di dunia — PubMed mencatat lebih dari 10.000 publikasi ilmiah tentang Aloe vera hingga 2025.